Berikut ini gejala ginekomastia yang dapat kamu ketahui

“dilansir dari laman Alodokter” penyakit ginekomastia meruapakan suatu kondisi pembesaran jaringan kelenjar payudara yang terjadi pada pria. Pembesaran tersebut ternyata disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dengan testosteron. Ginekomastia bisa saja terjadi pada usia remaja maupun dewasa yang dapat terjadi secara alami. Namun, penyakit tersebut juga dapat menjadi suatu tanda dari penyakit yang serius, dan pria yang mengalaminya bisa saja merasa malu. payudara membesar yang terjadi pada pria merupakan suatu gejala ginekomastia itu sendiri. Payudara yang membesar ini umumnya terjadi di kedua payudara, tetapi dapat juga terjadi hanya di satu payudara. Payudara akan terasa kenyal atau kencang, dan dapat menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan, namun umumnya tidak muncul rasa sakit. Ginekomastia tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan hormon testosteron. Estrogen tersebut merupakan hormon yang mengatur karakter wanita, seperti pertumbuhan payudara. Sedangkan, testosteron adalah hormon yang mengatur karakter pria, seperti pertumbuhan otot dan rambut di tubuh. Namun, baik pria maupun wanita, tetap memproduksi kedua hormon tersebut. Dengan kata lain, wanita tetap bisa menghasilkan hormon testosteron dan pria tetap menghasilkan hormon estrogen, tetapi dengan perbandingan yang berbeda. Ginekomastia terjadi saat hormon estrogen meningkat atau kadar testosteron menurun pada pria. “dilansir dari laman Hellosehat” adapun beberapa gejala ginekomastia seperti, Payudara lebih besar dari laki-laki pada umumnya. Ada jaringan yang mengeras dan meradang di bawah puting, dan dapat dirasakan oleh tangan. Ada sedikit rasa sakit pada payudara tapi tidak serius.namun, jika terdapat gejala ginekomastika yang terjadi seperti payudara membengkak dan keluar cairan dari puting, bahkan disertai juga rasa sakit pada salah satu atau kedua payudara. Maka disarankan untuk segera berkonsultasi pada dokter terdekat. Ginekomastia merupakan suatu kondisi yang terjadi pada laki-laki karena disebabkan oleh perubahan hormon saat pubertas. Kondisi tersebut dapat muncul baik pada bayi laki-laki yang baru lahir maupun pada lelaki lanjut usia. Beberapa obat-obatan dan obat perangsang otot di gym dapat ternyata dapat menyebabkan ginekomastia. Adapun beberapa faktor yang dapat menimbulkan gejala ginekomastika itu sendiri seperti, Susu kedelai, tahu, dan makanan lain dari kedelai karena kedelai mengandung banyak hormon estrogen. Dapat kamu ketahui juga bahwasanya konsumsi obat stimulan juga dapat memicu ginekomastia. Selain itu, ada juga beberapa penyebab langka gynecomastia seperti kanker payudara, tumor mammary, cacat lahir, dan penyakit hati atau ginjal. Berikut beberapa faktor risiko yang dapat menjadi pemicu ginekomastia, misalnya:

  • Penyakit lain seperti penyakit hati, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kelainan hormon, dan sindrom Klinefelter.
  • Usia: anak laki-laki dalam masa pubertas, atau lanjut usia berisiko memiliki penyakit ini.
  • Menggunakan steroid anabolik atau hormon androgen yang biasa digunakan dalam olahraga.
  • Konsumsi obat stimulan.
READ  Bagaimana cara mebgobati ginekomastia pada sipenderita. Berikut pengertiannya

Balita dan anak laki-laki yang berusia 12 hingga 16 tahun ternyata tidak membutuhkan pengobatan apa pun karena kondisi tersebut akan menghilang dengan sendiri saat mereka dewasa. Perawatan yang bisa dilakukan untuk tidak memperparah gejala ginekomastia tersebut seperti jangan konsumsi stimulan, berhenti konsumsi substansi tambahan untuk olahraga, serta beritahu dokter mengenai suplemen apa saja yang kita gunakan. Dan kompres dengan es serta gunakan obat pereda nyeri jika payudara meradang. Untuk masalah kelainan hormon, beberapa obat tertentu dapat membantu menyeimbangkan dan menormalkan jaringan payudara. Namun, jika masalah masih menetap, dokter akan menyarankan untuk memotong jaringan berlebih tersebut.

 

Sumber: Alodokter.com